Selama Perang AS-Iran 500 Juta Barel Minyak Hilang

Selama Perang AS-Iran 500 Juta Barel Minyak Hilang

Dunia diperkirakan telah kehilangan lebih dari 500 juta barel minyak mentah dan kondensat sejak pecahnya konflik antara Amerika Serikat yang dibantu Israel melawan Iran pada akhir Februari 2026. Data dari Kpler menunjukkan bahwa terhentinya pasokan energi ini setara dengan nilai kerugian mencapai lebih dari US$ 50 miliar atau sekitar Rp 859 triliun.

Krisis energi ini tercatat sebagai gangguan pasokan minyak mentah terbesar dalam sejarah modern dengan dampak yang diperkirakan akan berlangsung hingga bertahun-tahun. Kehilangan volume pasokan sebesar itu memiliki dampak setara dengan penghentian seluruh permintaan penerbangan global selama 10 minggu atau menghentikan total perjalanan darat kendaraan di seluruh dunia selama 11 hari.

Dampak Signifikan Terhadap Konsumsi Energi Global

Besarnya volume minyak yang lenyap juga sebanding dengan kebutuhan bahan bakar militer Amerika Serikat selama enam tahun atau konsumsi industri pelayaran internasional selama empat bulan. Selain itu, jumlah tersebut hampir menyamai total permintaan minyak di seluruh kawasan Eropa dalam kurun waktu satu bulan penuh.

Produksi minyak mentah di negara-negara Teluk Arab mengalami kemerosotan tajam hingga mencapai angka 8 juta barel per hari sepanjang bulan Maret 2026. Skala penurunan ini sangat masif karena hampir setara dengan gabungan total produksi tahunan dua raksasa energi dunia, yaitu Exxon Mobil dan Chevron.

Penurunan Ekspor dan Kerugian Pendapatan Negara

Ekspor bahan bakar jet dari negara-negara utama seperti Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab anjlok dari 19,6 juta barel pada Februari menjadi hanya 4,1 juta barel. Defisit ekspor ini diperkirakan cukup untuk membiayai sekitar 20.000 penerbangan pulang-pergi antara Bandara JFK di New York menuju London Heathrow.

Analis senior Kpler, Johannes Rauball, menyatakan bahwa hilangnya pendapatan sebesar US$ 50 miliar tersebut setara dengan penurunan satu persen dari produk domestik bruto tahunan Jerman. Nilai kerugian finansial akibat konflik ini juga dianggap setara dengan keseluruhan PDB negara-negara kecil di kawasan Baltik seperti Latvia atau Estonia.

Kategori Dampak Operasional Setara Dengan Durasi/Volume
Permintaan Penerbangan Global 10 Minggu
Perjalanan Darat Kendaraan Global 11 Hari
Pasokan Ekonomi Global 5 Hari
Kebutuhan Militer Amerika Serikat 6 Tahun
Industri Pelayaran Internasional 4 Bulan

Disclaimer:
Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber: finance.detik.com tanpa mengubah fakta pada artikel asli.